• Halaman 1
  • Pintu depan Perpustakaan UM
  • Area Internet Gratis
  • Area Hotspot
  • Layanan
  • Opac

KATALOGISASI KOLEKSI PERPUSTAKAAN SEKOLAH

 E-mail
Oleh Slamet Hartono, A.Ma    Senin, 07 Juli 2014 15:35

Pada akhir-akhir ini nampak makin tumbuh dan berkembangnya perpustakaan di lembaga pendidikan. Keadaan ini menunjukkan makin meningkatnya peranan lembaga pendidikan memegang kunci utama dalam meningkatkan mutu sumber daya manusia. Dalam meningkatkan mutu sumber daya manusia tersebut perlu tersedianya dukungan sumber belajar. Salah satu sumber belajar sangat penting adalah perpustakaan sekolah, yang tertuang dalam UUD RI No.2 tahun 1989 pasal 35, berbunyi: "setiap satuan pendidikan jalur sekolah yang diselenggarakan oleh pemerintah maupun masyarakat harus menyediakan sumberbelajar"

Tugas pertama untuk mendidik anak adalah keluarga, tetapi kemudia setelah anak mengenal pendidikan sekolah diharapkan menunjang kegiatan tersebut. Perpustakaan diharapkan dapat dijadikan tempat atau sarana untuk menggairahkan minat baca, membantu masyarakat yang tingkat daya belinya rendah. Perpustakaan sekolah yang ada di tingkat SD, SMP, dan SMA merupakan harapan masyarakat dalam rangka mendukung minat baca.

Pada kenyataannya perpustakaan sekolah belum sepenuhnya memenuhi persyaratan sebagai sarana yang dapat membantu dan menumbuhkan minat baca atau kebiasaan membaca. Kekurangan ini disebabkan oleh berbagai kendala, antara lain: teknis pengolaan perpustakaan, koleksi, dan tenaga yang profesional, fasilitas, dan dana. Perpustakaan sekolah adalah sarana atau perangkat pendidikan yang harus ada di tiap jenjang dan jenis sekolah baik yang dikelola pemerintah maupun swasta.

Perpustakaan pada hakekatnya bertugas untuk menyimpan dan mengolah sebagai salah satu tempat terhimpunnya buku mempunyai tugas utama untuk melayani pemakai dalam memanfaatkan buku-buku yang dimilikinya. Meningkatnya kesadaran dari pemakai dalam memanfaatkan koleksi perpustakaan harus diimbangi dengan meningkatkan kualitas layanan yang diberikan, anatara lain dengan menambah jumlah koleksi, menyediakan fasilitas tempat yang nyaman dan sarana temu kembali informasi koleksi yang dimiliki.

Dengan melihat pengertian tersebut diatas maka untuk mengorganisir buku tersebut diperlukan suatu sistem temu kembali yang memudahkan pemakai untuk menemukan kembali buku tersebut dengan mudah dan cepat. Sistem temu kembali tersebut adalah dengan cara mengelompokkan/mengklasifikasi dan mengatalog buku tersebut. Khususnya pada materi makalah ini berisi dasar katalogisasi koleksi perpustakaan berdasarkan sistem yang berlaku.


icon kat pol 11.pdf (151.15 KB)


 
Akun Media Sosial


Ask Librarian


Buku Prof. Dr. H. Suparno