PERPUSTAKAAN DIGITAL

Universitas Negeri Malang (UM) -- The Learning University
Home
Terdapat 25 Tamu online


 

 

 

 

 


 

 

electronic-Dewey Decimal Classification (e-DDC):

 Sebagai Pedoman Klasifikasi Bahan Pustaka 

 Oleh: Sokhibul Ansor, S. Sos. M. Hum


 

Perkembangan teknologi informasi mempunyai dampak yang luar biasa dan memberi peluang bagi lembaga pengelola informasi termasuk perpustakaan untuk melakuka tugas dan fungsinya lebih cepat, tepat dan efisien. Salah satunya adalah munculnya e-DDC yang digunakan dalam pengindeksan subyek atau dikenal juga dengan nama katalogisasi subyek, yakni penentuan subyek dokumen menjadi nomor klasifikasi (bahasa non verbal) yang menunjukkan tempat dimana koleksi tersebut akan diletakkan dalam jajaran koleksi bahan pustaka.

 

Software e-DDC (electronic-Dewey Decimal Classification) adalah freeware yang khusus dikembangkan untuk membantutugas pustakawan atau pengelola perpustakaan dalam menentukan nomor klasifikasi suatu koleksi. Karena sifatnya yang free, maka freeware ini boleh digunakan dan didistribusikan siapa saja secara bebas demi kemajuan perpustakaankhususnya di Indonesia.

 

e-DDC ini disusun berdasarkan Sistem Klasifikasi DDC versi cetak Edisi 22 dan merupakan penyempurnaandari e-DDC versi sebelumnya yang berdasarkan DDC cetak Edisi 21.

 

Walaupun e-DDC telah muncul, namun konsep dasar tentang klasifikasi mutlak dipahami bagi pengelola informasi di perpustakaan. Hal ini karena penggunakan DDC, tidak selalu berdiri sendiri seperti yang tertera dalam bagan klsasifikasi, namun pada subyek koleksi bahan pustaka tertentu, perlu penggabungan antara bagan klasifikasi dengan tabel pembantu yang terdiri dari mulai tabel 1 sampai dengan tabel 6


icon electronic-ddc.pdf (575.02 KB)  
 

PENULISAN ARTIKEL ILMIAH UNTUK MENUNJANG PROFESIONALISME PUSTAKAWAN

Oleh: Darmono

Makalah disajikan pada “Seminar Teknik Penulisan dan Profesionalisme Pustakawan” Tanggal 21 Maret 2006 di Universitas Sebelas Maret (UNS)-Surakarta.



Artikel ilmiah secara umum dikelompokkan menjadi dua yaitu artikel hasil penelitian dan artikel konseptual. Bahan penulisan artikel penelitian diambil dari laporan penelitian. Bahan penulisan artikel konseptual diambil dari berbagai pemikiran/ide dari berbagai bahan yang kemudian dirumuskan kembali dan melalui perenungan mendalam sehingga menghasilkan pemikiran konseptual. Makalah ini secara spesifik membahas teknik penulisan artikel ilmiah jenis konseptual. Pada dasarnya artikel konseptual adalah untuk membuka wacana diskusi, argumentasi, analisis dan sistesis pendapat-pendapat para ahli atau pemerhati bidang tertentu.


icon penulisan artikel ilmiah.pdf (5.10 KB)
 
Interaksi Pustakawan Dan Pemustaka

Oleh
Teguh Yudi Cahyono



Selain menguasai bidang ilmu perpustakaan, pustakawan diharapkan mampu memahami kondisi pemustaka melalui interaksi sosial. Dalam berinteraksi dengan pemustaka, pustakawan dapat menjalankan perannya dengan baik apabila mempunyai kemampuan, keterampilan, serta kompetensi dalam bidang perpusdokindo.  interaksi pustakawan secara lebih kontekstual, serta mengaitkannya dengan setidaknya 3 hal penting, yaitu: 1.Perkembangan pemustaka dan teknologi informasi yang secara langsung mempengaruhi kebutuhan di bidang informasi; 2. Posisi pustakawan dalam sistem kerja yang didasarkan pada kebutuhan pemustaka akan menentukan bagaimana kompetensi ditetapkan dan dijadikan alat ukur; dan 3.Ketersediaan sarana pendidikan, pelatihan, dan pengembangan kompetensi merupakan hal yang mutlak jika kompetensi ingin dikaitkan dengan kinerja keseluruhan sebuah organisasi.


icon interaksi pustakawan.pdf (56.25 KB)
 
 

PENGINDEKSAN SUBJEK:

Buku Kerja untuk Penterjemahan ke dalam Bahasa Indeks Verbal

 

Oleh: Sokhibul Ansor, M. Hum


 

Pada hakekatnya sebuah perpustakaan dan lembaga informasi adalah lembaga yang menyimpan berbagai informasi yang terdapat dalam berbagai jenis koleksi bahan pustaka, baik dalam karya cetak, karya rekam, bentuk mikro maupun dalam bentuk digital yang diorganisir secara sistematis. Tujuannya adalah memberikan layanan informasi kepada penggunanya.

 

Menurut Undang-Undang RI No. 43 Tahun 2007 tentang Perpustakaan, bahwa perpustakaan didefinisikan sebagai “Institusi pengelola koleksi karya tulis, karya cetak dan/atau karya rekam secara professional dengan sistem yang baku guna memenuhi kebutuhan pendidikan, penelitian, pelestarian, informasi, dan rekreasi para pemustaka”. Berdasarkan batasan istilah tersebut, menunjukkan bahwa seluruh koleksi yang ada di perpustakaan orientasinya adalah untuk kepentingan pemustaka. Hal ini sesuai dengan Lima Hukum Ilmu perpustakaan yang dikemukakan oleh S.R. Ranganathan adalah sebagai berikut:

 

· Books are for use: bahwa semua hasil karya manusia dicetak untuk digunakan untuk maksud-maksud yang positif

 

· Every reader his books: setiap pembaca mempunyai buku yang sesuai dengan tingkat pendidikan dan kebutuhannya

 

· Very books its reader: bahwa setiap buku yang terbit, seleranya harus disesuaikan dengan kebutuhan pengguna.

 

· Save the time of reader: setiap pengguna harus dilayani secara cepat.

 

· A Library is growing organism: bahwa perpustakaan tidak pernah akan mengecil, tapi akan terus membesar, karena setiap hari terbit buku, jurnal dalam jumlah yang banyak.

 

Karena semua koleksi yang ada di perpustakaan untuk kepentingan pemustaka, maka perpustakaan diharuskan menyediakan sarana temu kembali informasi berupa katalog perpustakaan. Melalui katalog perpustakaan, maka diharapakan pemustaka bisa mengakses informasi melalui beberapa pendekatan titik akses (access point) yakni nama pengarang suatu dokumen, judul dari suatu dokumen, dan subjek dokumen.

 

Pada sistem layanan terbuka (open access), keberadaan katalog perpustakaan merupakan sarana pendukung utama sebagai sarana temu kembali informasi, sebab pada umumnya dokumen disusun dalam rak perpustakaan berdasarkan subjek dengan menggunakan bagan klasifikasi (notasi) sebagai nomer panggil (call number), oleh karena itu penetapan subjek harus tepat sesuai dengan pokok bahasan yang terdapat dalam suatu dokumen. Ini menunjukkan bahwa perpustakaan sebagai suatu sistem informasi.


icon buku kerja-pengindeksan subyek.pdf (165.59 KB)

 
 

KONSTRUKSI MAKNA PENGELOLAAN PERPUSTAKAAN DESASEBAGAI SIMPUL PENGUATAN LAYANAN MEMBACAMASYARAKAT DI PERPUSTAKAAN “SRIKANDI”, KEBONAGUNG

Oleh : Darmono, Nining Nugrahini, ListarionoPerpustakaan Unversistas Negeri Malang – Jl. Semarang No. 5 MalangTelp 0341-571035, e-mail: Alamat e-mail ini diproteksi dari spambot, silahkan aktifkan Javascript untuk melihatnya



Tujuan penelitian ini untuk mengetahui makna pengelolaan perpustakaan desa di desa Kebonagung, Kecamatan Pakisasji-Kabupaten Malang. Lokasi penelitian di Perpustakaan desa “Srikandi”. Penelitian dilaksanakan bulan Juli  sampai dengan minggu ke-2 Nopember 2013. Subyek penelitian pengelola perpustakaan Srikandi, pemakai perpustakaan terdiri pemakai umum, komunitas baca, dan pelajar. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipatif, wawancara, dan teknik dokumentasi. Analisis data menggunakan pedoman tiga tahap analisis yaitu reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan dan verifikasi. Pengujian keabsahan data dilakukan dengan kredibilitas data, transferabilitas, dependabilitas, dan konfirmabilitas. Data tentang pengelolaan perpustakaan yang telah dikumpulkan kemudian di dicocokkan dengan standar pengelolaan perpustakaan desa/kelurahan SNI 7596:2010 dengan menggunakan 14 parameter. Hasil penelitian, berdasarkan 14 parameter standar pengelolaan perpustakan desa, perpustakaan Srikandi memenuhi 11 standar. Tiga standar belum terpenihi yaitu: (1) standar penambahan buku setiap tahun, (2) standar jam buka perpustakaan, dan (3) standar insentif bagi pengelola perpustakaan. 


icon konstruksi makna pengelolaan perpustakaan desa.pdf (6.58 KB)
 
Jumlah Kunjungan Konten : 1274829
Perpustakaan UM
JAM LAYANAN

SENIN - KAMIS
07.00 - 19.00 WIB

JUMAT
07.00 - 11.00 WIB
13.00 - 19.00 WIB


SABTU
08.00 - 14.00 WIB

MINGGU TUTUP

---------------------------------
LAYANAN KOLEKSI
TESIS DAN DISERTASI


SENIN - KAMIS

07.30 - 14.30 WIB


JUMAT
07.30 - 11.00 WIB
13.00 - 15.00 WIB


SABTU DAN MINGGU
TUTUP


Perpustakaan Universitas Negeri Malang (UM),(c)2008