• Halaman 1
  • Pintu depan Perpustakaan UM
  • Area Internet Gratis
  • Area Hotspot
  • Layanan
  • Opac

The need of representation approach to provide prospective physics teacher with better reasoning ability and conceptual understanding

Oleh Sutopo , Liliasari, Bruce Waldrip, Dadi Rusdiana   

Sutopo 1) , Liliasari 2), Bruce Waldrip3), Dadi Rusdiana 4)
1)Physics Department, State University of Malang, Indonesia
e-mail: Alamat e-mail ini diproteksi dari spambot, silahkan aktifkan Javascript untuk melihatnya
2)Science Education Program, School of Graduate Studies IUE
e-mail: Alamat e-mail ini diproteksi dari spambot, silahkan aktifkan Javascript untuk melihatnya
3)Faculty of Education, Monash University, Churchill 3842
e-mail: Alamat e-mail ini diproteksi dari spambot, silahkan aktifkan Javascript untuk melihatnya
4)Physics Education Department, Indonesia University of Education
e-mail: Alamat e-mail ini diproteksi dari spambot, silahkan aktifkan Javascript untuk melihatnya

Abstract

This article reports an explanatory QUAN-qual mixed method to assess students’ conceptual  understanding on mechanics and reasoning ability of the prospective physics  teacher  students  (PPTS)  in  a  public  university  in  East  Java  Indonesia. Quantitative  data,  i.e.  PPTS’s  conceptual  understanding  on  mechanics,  was  gathered  using  Mechanics  Baseline  Test  (MBT)  developed  from  the  work  of Hestenes  and  Wells  (1992);  whereas  the  qualitative  data  was  gathered  using  rubrics  to  asses  PPTS’s  reasoning  ability  that  includes  both  technical  and conceptual  validity,  based  on  students’  open  explanation  on  MBT.  Subject  of study consisted of 35 students who had taken Introductory Physics courses plus  24  students  who  had  taken  both  Introductory  Physics  and  Mechanics  courses. This study shows: (1) PPTS’s MBT score was quite low (mean = 7.41 (max = 22),  SD = 3.95), (2) most PPTS’s reasoning laid down on Level 1 (i.e. one level above the  lowest  level)  for  both  technical  (42%)  and  conceptual  validity  (about  45%),  and (3)  there are strong correlations among scores of MBT, technical aspect of reasoning, and conceptual validity aspect of reasoning. This study suggests the need  of  representation  approach  to  provide  PPTS  with  better  reasoning  ability and conceptual understanding.

Keywords: representation approach, MBT, reasoning ability

Artikel tersebut telah dipublikasikan dalam 5th International Seminar of Science Education Strengthening Science Education through Continuing Teaching Professional Development. Download fullteks disini.

 

 

 

The ways the physics teachers solve a multifaceted real-world problem relates to the behavior of gas

Oleh Sutopo   
Sutopo
Physics Department, Faculty of Mathematics and Science, State University of Malang
email: Alamat e-mail ini diproteksi dari spambot, silahkan aktifkan Javascript untuk melihatnya

Abstract

This  paper  examines the ways  in which  the physics teachers solve a multifaceted real-world problem that  relates  to the behavior of gas. The participants consist of 30 physics teachers of senior high schools in East Java. Most of them have had 20 years or more experiences in teaching physics. They discussed the problem in a group of 3-4 teachers. This study shows  that  no  teacher  succeeded  to  solve  the  problem.  In  solving  such  problem,  most  teachers  relied  on  the  surface feature  of  the  problem  and  employed  a  common  sense  argumentation:  no  teacher  used  diagram  or  equations,  no teacher  referred  to  Newton  laws  of  motion  or  state  equation  PV  =  nRT.  Therefore,  it  is  critical  that  Physics  Education Program should provide their prospective physics teacher the opportunities to acquire a deeper content knowledge and enough experiences in solving multifaceted real-world problems.

Keywords: physics teacher, gas, multifaceted real-world problem
 
Artikel tersebut telah dipublikasikan dalam 4th International Seminar of Science Education "Curriculum Development of Science Education in 21stCentury". Download fullteks disini.

 

Layanan Informasi [Pelatihan Kepala Sekolah Madrasah Tulungagung]

Oleh Setiawan, S.Sos, M.IP   
Kemajuan informasi sekarang memiliki dampak yang luar biasa bagi segi kehidupan masyarakat, informasi seakan-akan menjadi barang konsumtif dilapisan masyarakat,  Informasi  sudah memiliki nilai yang luar biasa dan ini dibuktikan dengan  Beberapa data statistik menunjukkan bagaimana badan pemerintah, lembaga swasta, perorangan, organisasi, perdagangan, dan bisnis membelanjakan uangnya utuk keperluan informasi. Menurut Kalba (1977) Di Amerika serikat pada tahun 1973 (tiga dekade yang lalu) menujukkan bahwa belanja untuk siaran televisi saja sudah mencapai 3.5 Milyar dolar, untuk belaja radio sebesar 1,5 Milyar dolar, Untuk surat kabarmencapai 8,3 milyar dolar dan untuk belanja buku sebanyak 4.1 milyar dolar, Untuk belanja majalah mencapai 3,7 milyar dolar. Di Indonesia anggaran untuk belanja informasi pun sangat besar jumlahnya. Pada tahun 1968 indonesia hanya mengeluarkan biaya sebesar 27, 0 miliar rupiah untuk biaya informasi dan pada tahun 1993/1994 meningkat menajdi 120.6 miliar rupiah untuk pengeluaran di sektor penerangan, pers, dan komunikasi social ( Sumber : Lampiran pidato kenegaraan presiden indonesia di depan DPR tahun 1994)

Download lengkap disini http://bit.ly/1Qqpiyt
 
<< Mulai < Sebelumnya 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Berikutnya > Akhir >>

Halaman 1 dari 52

Statistik

Anggota : 7
Konten : 2018
Web Link : 18
Jumlah Kunjungan Konten : 1836969
Jadwal Layanan Perpustakaan UM

JAM LAYANAN

SENIN - KAMIS
07.30 - 15.00 WIB

 

JUMAT
07.30 - 11.00 WIB
13.00 - 15.00 WIB

 

SABTU TUTUP

MINGGU TUTUP
---------------------------------
LAYANAN KOLEKSI
TESIS DAN DISERTASI


SENIN - KAMIS

07.30 - 16.00 WIB


JUMAT
07.30 - 11.00 WIB
13.00 - 15.00 WIB


SABTU DAN MINGGU
TUTUP


Akun Media Sosial


Ask Librarian


Buku Prof. Dr. H. Suparno